Rabu, 17 Oktober 2012

Jumat, 22 Mei 2009

dalam dunia radio disebut TENDEM (siaran bareng senior). dan tepat tgl 1 Agustus 2006 aku mulai siaran sendiri (dapat jadwal). setelah itu, kurang lebih dapat 5 bulan aku siaran aku ditarik kekantor dibagian accounting (siaran tetap) untuk mencari iklan radio. dan Alhamdulillah aku juga bisa dan bahkan kata menejerku aku sebagai team yang baru merupakan anggota yang paling cepat mendapat iklan, ya... meskipun nilainya masih kecil tapi kalau dibanding dengan senior2 dulu aku paling cepat. setelah hampir 1 tahun aku sudah mulai dapat menikmati hasil kerja kerasku dan bahkan aku juga sudah menikmati prifesiku. tp apa...?? ternyata Alloh berkehendak lain, tanpa aku duga dan kunyana, aku harus berhenti dari profesi tersebut padahal aku baru senang2nya dengan profesiku baruku itu.

Manusia Boleh Berencana Tapi Tetep Tuhan (ALLOH SWT) Yang Menentukan.

alasan aku berhenti dari radio :
pada tgl 29 Nov 2007 aku mudik karena ada acara dirumah yaitu selametan 100 hari wafatnya Bapakku yang rencananya aku hanya 1 minggu diJember, jadi aku tidak membawa banyak pakean atau barang. tp setelah dapet 3 hari aku diJember aku mendapat cobaan dr Alloh (sakit), yang mana ketika sakit, aku tidak dirumahku melainkan dirumah kakakku diRambipuji Jember karena aku nganter kakakku pulang. aku mulai merasakan sakit perut jam 23.00 yang mana pada jam 21.00 aku mapan tidur karena aku merasa kecapean. pada awalnya aku kira penyakit Magku kambuh tapi sampai jam 00.00 kok semakin sakit. kemudian aku mencoba membangunkan kakakku untuk membeli obat Mag dan Alhamdulillah dapat tp sampai jam 1 tidak kunjung sembuh tp tambah parah. kemudian jam 2 aku muntah2 yang lumayan banyak dan akhirnya kakakku kebingungan karena sampai pagi aku gak bisa tidur. kemudian paginya kakakku nelpon ibuku dan ngasih tau kalau aku sakit. ibuku kebingungan, dan akhirnya aku dijemput sama Mas. karena keluargaku gak punya mobil, aku dikempleng.
dapat 3 hari aku dibawa keRumah Sakit Balung karena aku sudah tak berdaya karena aku selalu muntah2. awalnya aku gak mau dibawa keRS tp apa boleh buat, kondisiku tidak memungkinkan, akhirnya aku pasrah saja. di RS selama 3 malam 2 hari, aku sama sekali tidak mengalami perubahan yang signifikan (nihil) cuma aku lebih bertenaga saja karena aku mendapat asupan infus. tepatnya hari MInggu akumaksa pulang, boleh gak boleh aku harus pulang karena aku sudah bosen dengan RS.
aku rasa anda juga ddemikian, siapa sih yang mau masuk RS...???

dengan izin Alloh, hari Minggu Dokterku pagi2 kekantor (RS) yang rencananya mau keSurabaya, kemudian Masku minta izin pulang, sebenarnya aku tidak dizinkan tp karena aku maksa, akhirnya diizinkan tp dengan resiko kalau ada apa2, Dokter tidak tanggung jawab. kemudian kami siap2 untuk pulang.

ketika sudah mau keluar, ibu yang jaga keponakannya yang kebetulan satu kamar dengan aku ngomong sama ibuku :
"Bu, kalau melihat dari wajahnya putra ibu, sepertinya bukan bukan penyakit biasa artinya penyakit ini dari angin luar, maksudnya bukan medis. coba ibu bawa ke P. Erwin Mloko Puger, insyaAlloh jodo...!!!"

sesampai dirumah tanpa pikir panjang, Masku lansung mencari rumah P. Erwin (gus Jafar) sesuai alamt yang diberikan oleh Ibu tadi. tp sayng pencarian pagi hari belum membuahkan hasil karena P. Erwin lagi keluar. kemudian sore harinya Masku mencoba lagi dan Alhamdulillah ketemu, kemudian Masku pulang dengan membawa minuman dari Gus Jafar. Dan Alhamdulillah setelah minum aku minum, dapat 10 menit aku muntah2 dengan warna hijau tua dan ada hitam2nya, setlah muntah2 akhirnya aku dapat tidur. yang mana sebelum aku ditangani oleh Gus Jafar, aku selama 5 malam 5 hari aku sama sekali tidak bisa tidur dan selama itu pula aku tidak bisa sendirian, kapanpun juga aku harus ada yang menemani. lain rasanya kalau sendirian.
dan alhamdulillah dengan ramuan yang dikasih Gus Jafar minum, aku bisa sembuh dan sehat sampai sekarang dan aku juga disarankan untuk tidak balik lagi keLombok.

jadi... demikian ceritanya, kenapa aku berhenti dari dunia Radio...!!!
tapi aku sekarang terjun kedunia baru lagi sekarang aku bergabung XPRESSIO ENTERTAINMENT yang beralamatkan dikompleks Megah Raya Rungkut Surabaya.

maaf... aku belum bisa cerita, soalnya aku baru masuk...
untuk itu... tunggu cerita selanjutnya dariku.
key...!!!
buat anda yang mau kenal dengan aku, silahkan hub. di email aku...
aku tunggu...!!!



Surabaya, 23 Mei 2009
Udin Arek Karuk Tutul Balung Jember 68161

anak kampung

sikap optimis / keyakinan dalam diri adalah sangat penting untuk mencapai suatu tujuan. bahkan untuk mencapai tujuan itu juga dibutuhkan satu target sehingga kita akan lebih bersemangat dalam melakukan segala aktifitas.

aku adalah anak kampung yang mungkin bisa dibilang lain dari pada yang lain, karena apa...??? setelah tamat dari SMP N 1 Balung, aku melanjutkan sekolah di SMK Pertanian Sakra Lombok Timur. namun setelah lulus aku malah bekerja dibengkel sebagai mekanik (bengkel umum), setelah dapat kurang lebih 3 tahun aku pindah bengkel dan Alhamdillah aku bisa masuk di AHASS yang ada diKab.Pangkep Sulawesi Selatan. diAHASS tersebut aku bekerja kurang lebih 2 tahun, namun setelah itu aku berhenti yang entah apa alasan aku berhenti, tapi yang jelas aku sudah tidak tertarik lagi dengan profesiku itu.

setelah itu aku putuskan untuk balik kekampung halaman di jawa dan kemudian aku bekerja sebagai salesman yang kantornya diPatrang Jember. disini aku bekerja selama 4 Bulan, alasan berhenti karena aku mengalami kecelakaan yang kejadiannya disebelah barat Terminal Tawang Alun Jember ( 1 bulan aku tidak masuk kerja)

setelah sembuh aku kembali lagi keLombok dan rencananya mau masuk bengkel lagi, tapi ketika aku lagi santai samnbil dengerin radio, ternyata radio tersebut membutuhkan karyawan baru sebagai penyiar. sambil merenungi lowongan tersebut, ternyata aku tertarik dengan dunia baru tersebut (broadcasting). dengan keyakinan / kepercayaan yang tinggi bahwa aku juga pasti bisa, Alhamdulillah aku diterima meski awalnya agak ruwet karena No. telpon yang aku cantumkan disurat lamaran mengalami trouble. tepatnya 10 Juli 2006 aku mulai training atau kalau dalam d